Kembali Logo SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi MS., SH. Jambi

PANDUAN PEMBELAJARAN & ASESMEN

SLBN PROF. DR. SRI SOEDEWI MS., SH. JAMBI

Ringkasan Poin Penting PPA Edisi Revisi Tahun 2025

18 Poin Utama

1. Pembelajaran & Asesmen

  • Pembelajaran dan asesmen merupakan satu siklus yang terpadu.
  • Siklus meliputi:
    • Perencanaan
    • Pelaksanaan
    • Asesmen
    • Refleksi dan umpan balik
  • Asesmen digunakan secara berkelanjutan untuk memperbaiki proses pembelajaran.

2. Pembelajaran Mendalam

  • Berkesadaran (Mindful)
  • Bermakna (Meaningful)
  • Menggembirakan (Joyful)
Dilaksanakan secara holistik melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga.

3. Dimensi Profil Lulusan

  • Keimanan dan ketakwaan
  • Kewargaan & nasionalisme
  • Penalaran kritis
  • Kreativitas
  • Kolaborasi
  • Kemandirian
  • Kesehatan diri
  • Komunikasi efektif

4. Prinsip Berkesadaran

  • Murid memahami secara jelas tujuan belajar mereka.
  • Murid berperan aktif dan mandiri.
  • Mengembangkan strategi belajar mandiri.
Guru menggunakan pertanyaan pemantik serta aktivitas interaktif memicu pemikiran kritis.

5. Prinsip Bermakna

  • Pembelajaran terhubung langsung dengan kehidupan nyata.
  • Kontekstual, fleksibel, dan relevan bagi siswa.
  • Melibatkan pemecahan masalah konteks riil.
  • Melibatkan peran aktif masyarakat dan orang tua.

6. Prinsip Menggembirakan

  • Menciptakan lingkungan belajar interaktif.
  • Proses belajar yang menyenangkan dan positif.
  • Menantang serta memotivasi minat siswa.
  • Memberi ruang luas bagi kreativitas murid.

7. Pengalaman Belajar

  • Memahami konsep dasar
  • Mengaplikasikan dalam tindakan
  • Merefleksikan proses belajar
Pembelajaran tidak hanya hafalan melainkan praktik nyata dan refleksi mendalam.

8. Praktik Pedagogis

  • Project Based Learning (PBL)
  • Problem Based Learning
  • Inquiry Learning
  • Pembelajaran kolaboratif & kooperatif

9. Kemitraan Pembelajaran

  • Kolaborasi Guru dan murid
  • Peran aktif Orang tua/Wali
  • Dunia Kerja & Mitra DUDI
  • Komunitas sosial & disabilitas
  • Perguruan Tinggi / Universitas

10. Lingkungan Belajar

  • Aman, inklusif, dan ramah anak
  • Mendukung eksplorasi potensi
  • Fleksibel sesuai kekhususan
  • Kombinasi ruang virtual dan fisik

11. Teknologi Digital

  • Pemanfaatan media digital interaktif
  • Integrasi Kecerdasan Artifisial (AI)
  • Platform pembelajaran digital ramah ABK
  • Teknologi asistif khusus disabilitas

12. Prinsip Asesmen

  • Berkeadilan bagi seluruh kekhususan
  • Objektif dan terukur
  • Edukatif dan membangun
Asesmen difungsikan utama sebagai umpan balik untuk perbaikan mutu belajar.

13. Teknik Asesmen

  • Tes tertulis (teradaptasi)
  • Tes lisan & isyarat
  • Observasi perilaku & keterampilam
  • Praktik langsung (Unjuk kerja)
  • Penilaian Projek (P5/Vokasi)
  • Portofolio hasil karya

14. Capaian Pembelajaran

  • CP ditargetkan dicapai pada akhir fase.
  • Meliputi rentang Fase A hingga Fase F.
  • Menjadi acuan dasar penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP).

15. Pendidikan Khusus (SLB)

  • Pembelajaran menggunakan akomodasi layak.
  • Asesmen disesuaikan dengan asesmen diagnostik & jenis hambatan.
  • Fleksibilitas pembelajaran diperbolehkan lintas fase.
  • Berorientasi pada kemandirian dan kesiapan kerja vokasional.

16. Tujuan Pembelajaran & ATP

  • Memuat kompetensi dan lingkup materi.
  • Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) disusun logis dan fleksibel.
  • Dapat dimodifikasi sesuai Program Kebutuhan Khusus (PPI).

17. Perencanaan Belajar

  • Guru berwenang menyusun modul ajar mandiri.
  • Dapat memanfaatkan perangkat dari pemerintah.
  • Tidak ada format kaku untuk ATP maupun Modul Ajar/PPI.

18. Asesmen Formatif

  • Memantau perkembangan belajar secara berkala.
  • Memberikan umpan balik solutif secara cepat.
  • Menentukan langkah intervensi/remedial.
Asesmen formatif lebih diutamakan untuk mendukung proses tumbuh kembang siswa.