- Pembelajaran dan asesmen merupakan satu siklus yang terpadu.
- Siklus meliputi:
- Perencanaan
- Pelaksanaan
- Asesmen
- Refleksi dan umpan balik
- Asesmen digunakan secara berkelanjutan untuk memperbaiki proses pembelajaran.
18 Poin Utama
- Berkesadaran (Mindful)
- Bermakna (Meaningful)
- Menggembirakan (Joyful)
Dilaksanakan secara holistik melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga.
- Keimanan dan ketakwaan
- Kewargaan & nasionalisme
- Penalaran kritis
- Kreativitas
- Kolaborasi
- Kemandirian
- Kesehatan diri
- Komunikasi efektif
- Murid memahami secara jelas tujuan belajar mereka.
- Murid berperan aktif dan mandiri.
- Mengembangkan strategi belajar mandiri.
Guru menggunakan pertanyaan pemantik serta aktivitas interaktif memicu pemikiran kritis.
- Pembelajaran terhubung langsung dengan kehidupan nyata.
- Kontekstual, fleksibel, dan relevan bagi siswa.
- Melibatkan pemecahan masalah konteks riil.
- Melibatkan peran aktif masyarakat dan orang tua.
- Menciptakan lingkungan belajar interaktif.
- Proses belajar yang menyenangkan dan positif.
- Menantang serta memotivasi minat siswa.
- Memberi ruang luas bagi kreativitas murid.
- Memahami konsep dasar
- Mengaplikasikan dalam tindakan
- Merefleksikan proses belajar
Pembelajaran tidak hanya hafalan melainkan praktik nyata dan refleksi mendalam.
- Project Based Learning (PBL)
- Problem Based Learning
- Inquiry Learning
- Pembelajaran kolaboratif & kooperatif
- Kolaborasi Guru dan murid
- Peran aktif Orang tua/Wali
- Dunia Kerja & Mitra DUDI
- Komunitas sosial & disabilitas
- Perguruan Tinggi / Universitas
- Aman, inklusif, dan ramah anak
- Mendukung eksplorasi potensi
- Fleksibel sesuai kekhususan
- Kombinasi ruang virtual dan fisik
- Pemanfaatan media digital interaktif
- Integrasi Kecerdasan Artifisial (AI)
- Platform pembelajaran digital ramah ABK
- Teknologi asistif khusus disabilitas
- Berkeadilan bagi seluruh kekhususan
- Objektif dan terukur
- Edukatif dan membangun
Asesmen difungsikan utama sebagai umpan balik untuk perbaikan mutu belajar.
- Tes tertulis (teradaptasi)
- Tes lisan & isyarat
- Observasi perilaku & keterampilam
- Praktik langsung (Unjuk kerja)
- Penilaian Projek (P5/Vokasi)
- Portofolio hasil karya
- CP ditargetkan dicapai pada akhir fase.
- Meliputi rentang Fase A hingga Fase F.
- Menjadi acuan dasar penyusunan Tujuan Pembelajaran (TP).
- Pembelajaran menggunakan akomodasi layak.
- Asesmen disesuaikan dengan asesmen diagnostik & jenis hambatan.
- Fleksibilitas pembelajaran diperbolehkan lintas fase.
- Berorientasi pada kemandirian dan kesiapan kerja vokasional.
- Memuat kompetensi dan lingkup materi.
- Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) disusun logis dan fleksibel.
- Dapat dimodifikasi sesuai Program Kebutuhan Khusus (PPI).
- Guru berwenang menyusun modul ajar mandiri.
- Dapat memanfaatkan perangkat dari pemerintah.
- Tidak ada format kaku untuk ATP maupun Modul Ajar/PPI.
- Memantau perkembangan belajar secara berkala.
- Memberikan umpan balik solutif secara cepat.
- Menentukan langkah intervensi/remedial.
Asesmen formatif lebih diutamakan untuk mendukung proses tumbuh kembang siswa.